January 18, 2013

Tentang Mimpi


17.01.2013
(ini lanjutan dari post sebelumnya Tentang Hidup)

Tentang mimpi, aku masih berharap suatu hari bisa jadi penulis. Rasanya menulis itu adalah sebagian dari diriku. Aku menggemari dan sangat menghargai tata bahasa, paragraf, juga esensi satu kalimat. Tapi terkadang aku merasa itu hanyalah one side of me, yang nggak perlu diumbar, karena memang nggak ada gunanya. Nggak penting. I once stated 'good writing skill and personal interest in literature' in my CV, dan ternyata itu malah menjadi jebakan buatku. Ketika ditanya, "Sering nulis? Punya karya-karya? Punya blog?", rasanya aku ingin menghilang di tempat saat itu juga. Karya? Ada sih, kalau cerpen-cerpen kacangan, novel yang sudah 3 tahun nggak selesai-selesai, dan puisi-puisi galau masuk hitungan. Blog??? Ya punya sih, tapi cuma personal blog, itu juga isinya kebanyakan galau, jarang update pula. I feel like laughing to myself. *puk-puk diri sendiri*

Hari ini, 17 Januari 2013, Jakarta tenggelam dalam lautan luka dalam bernama banjir *soundtrack: Rumor - Butiran Debu*. Hujan yang mengguyur Jakarta nonstop selama beberapa hari belakangan ini akhirnya mengakibatkan banjir. Bangun tidur, semua headlines berita di TV, koran, status-status di Twitter, Facebook, bahkan foto-foto di Instagram, isinya BANJIR. Thank God, kali ini rumah gw nggak kebanjiran. Walaupun sungai depan rumah udah super penuh dan hampir meluap, tapi kompleks perumahan gw sudah melakukan pembangunan yang menahan air sungai untuk luber. Hihihi. Kalau ingat rasanya jadi korban banjir,............hmm.......... amit-amit deh. Dulu, waktu banjir parah di Jakarta beberapa tahun lalu, rumah gw kena. Parah. Air setinggi pager rumah. Semua barang terpaksa dinaikkin ke lantai 2. Ngungsilah akhirnya selama hampir seminggu. Nggak bisa mandi, nggak ada air bersih, susah makan, nggak bisa masak, nggak bisa nonton TV, sofa rusak semua, kulkas rusak, lemari-lemari rusak. Ckckck. Banjir itu mematikan!!! (Walaupun kadang seru sih main airnya kalo cuma banjir kecil *eh!?*)

Banjir di Bundaran HI
Pic from The Jakarta Globe, Facebook

Anyway, back to topic, di tengah mellownya hari ini akibat hujan yang terus turun tanpa henti, ada suatu hal yang terjadi dan bikin aku hampir nangis (mau bikin banjir juga, banjir air mata hahaha). Tepat jam 16:45, ada mention masuk ke Twitterku. From @eChaDudud, kubaca sekilas ada tulisan 'Promote Jessica', disertai link. Berhubung aku lagi asyik nonton, kuabaikan lah mention itu. Sampai akhirnya malam sebelum tidur, kubuka link itu dari laptop. Inilah isi dari link tersebut....


http://3cha.wordpress.com/

Let me introduce you to a very sweet girl named Echa :) Kata-kata singkat di blognya itu AMAT SANGAT membuatku terharu. Aku kembali teringat pada impianku menjadi penulis. Ya memang, aku masih penulis amatir, but at least I got my heart on it :')

Echa juga bisa dibilang sebagai 'stranger' pertama yang membaca blogku. Dia satu-satunya orang yang dengan sukarela entah mengapa mem-follow blogku, terkadang meninggalkan komen, juga rajin menyapaku di chatbox. Kita bahkan belum pernah ketemu. Tapi dulu sempet ngobrol dan pernah cerita-cerita juga di Skype (I still remember it! :')) Kalau aku absen nge-blog terlalu lama, biasanya Echa muncul, mempertanyakan. Semuanya selalu terjadi tiba-tiba, bikin shock! Shock karena ternyata masih ada orang yang menghargai tulisanku, dan menganggap tulisanku as 'something' :') Just like today, out of the blue, nggak tau kenapa, tiba-tiba Echa ngepost kayak gitu di blognya. Tell me, Kenapa, Cha? Hahahaha. You are so random, and you RRREEEAAALLLYYYYYY made my day :D Aku sampe heboh cerita ke temenku lewat BBM, "TAU GAK SIH, ADA TEMEN GW NAMANYA ECHA, KENAL GARA-GARA BLOGWALKING, ANAKNYA BAIK BANGEETTTTT! DIA TADI BLA-BLA-BLA...." Hihihi :D 

I know this is not important, but I'm very thankful for you. It turns out you're not just a stranger. You're like my guardian angel, yang selalu ngingetin aku bahwa mimpi itu masih ada. Seakan-akan Tuhan mau ngingetin aku lagi, lewat kamu :')

I wish........ I wish.......... I wish......... I could meet you someday.

Keep dreaming!
Stay tune! :*

Tentang Hidup

HAPPY NEW YEAR
2013

Stuck.

Nyangkut.

Dua kata yang cocok untuk menggambarkan hidupku. Roda kehidupan terus berputar, baik kita suka maupun tidak. Manusia berlomba-lomba satu sama lain. Yang baik, semakin baik. Yang biasa-biasa saja, tertinggal. Yang buruk, tentu saja terbuang. Ketika orang lain sibuk membuat resolusi untuk 2013, aku terdiam memikirkan apa saja yang telah kulakukan di tahun 2012. Sepertinya tidak ada yang signifikan. Selalu begitu setiap tahun. Flashback hanya akan mengingatkanku betapa nol-nya pencapaianku. Mungkin highlight terpenting selama 2012 adalah, aku berhasil menyelesaikan sidang skripsi, lulus, dan di-wisuda. Itupun dengan hasil standar yang aku sendiri sama sekali tidak merasa puas (apalagi bangga!). Melihat sekelilingku, aku sangat merasa tertinggal. Teman-teman yang dengan mudahnya mendapat straight A di thesisnya, teman-teman yang lebih dulu diterima bekerja bahkan tanpa perlu menawarkan diri, teman-teman yang hanya dengan sekali mengirim CV langsung diterima kerja di perusahaan besar, dan masih banyak lagi. Satu pertanyaan terlintas di benakku, dimanakah aku?

Jessica Grace Wibowo, S. E.

Menjelang akhir 2012, aku mulai berpikir tentang hal-hal yang ingin kucapai dalam hidup ini. Di usiaku yang sudah hampir 22 tahun ini, tentu saja aku tidak boleh menghabiskan hari-hariku hanya dengan makan-tidur-nonton di kamar. Aku kembali teringat dengan mimpi-mimpiku sejak dulu. Aku ingin kembali menghidupkannya. Langkah pertama yang kulakukan adalah, trying to be myself and stand up for what I want. Hidup terus berjalan dan aku harus mulai berani mengatakan apa yang kuinginkan. Dan ini segera kulakukan saat malam tahun baru. My friends wanted to do the BBQ and fireworks routine. But I said no! I wanted a party, mehehehe ;) Walaupun sempat terjadi sedikit cek-cok, akhirnya aku berhasil mengatakan yang kuinginkan, and.... voila! PARTY ROCK IT IS! :D

NYE party at Prive Club
HAHAHAHA life's good ;))

So now, what's next?! Balik lagi ke topik yang serius. I need a job. Soon. Bukan karena diburu waktu, tapi lebih karena diburu orang tua. Hahaha. Anyway, I have personal opinion about what a dream job is. Basically I won't even care harus kerja kapan dan dimana. I want a long-term job. Kerjaan yang bisa dinikmati dalam waktu yang panjang. Kerjaan yang orang-orang bakal bilang "Ini elu banget deh, Jess, kerjaannya!" Gw selalu membayangkan diri gw duduk di meja kantor, dengan setelan blouse dan short skirt, preferably with long coat, heels, sipping a cup of StarbucksWHATEVER, INI KAN CUMA IMAJINASI! HAHAHAHA. Jadi, pertanyaan selanjutnya, "Kapan kerja?" Dan jawabannya adalah, "Santai dulu, aku nyari kerjaan yang aku suka. Aku kerja karena aku suka. Bukan karena aku harus kerja." :)

Life must go on, aku cuma bisa berharap 2013 bisa jadi new start buatku. Tentang hidup, tentang mimpi, semoga semuanya yang terbaik :')

P.S: I'm working on a new template for my blog. Any idea or recommendation where I can find the themes?
Stay tune! :*