March 28, 2011

Surat Untuk Bulan

19 Maret 2010

Bulan, apa kabar ?
Maaf lama tak menyapa. Aku bahkan hampir lupa kalau kau tampak secantik dan seindah ini di langit malam. Aku mendengar kabar bahwa hari ini kau nampak berbeda. Supermoon katanya. Hanya terjadi 18 tahun sekali. Haha. Kau tau, aku dan keluargaku sangat bersemangat untuk menyambut kehadiranmu malam ini ! Aku berlari ke balkon atas rumahku, mencoba mencari lokasi yg pas untuk melihat sinarmu malam ini. Sayang sekali, tuan pohon menutupi pemandangan langit malamku. Karena cuaca sedang hujan, aku tak mungkin keluar rumah dan berlari ke tanah lapang. Kau tau, aku sempat pasrah dan ingin menyerah. Uh, pasti kau masih ingat kan tentang kebiasaan burukku yang satu ini ? Tepat jam 12 malam, adikku memberi ide untuk menuju ke tempat jemuran. Tak disangka kalau tempat jemuran adalah tempat dimana aku akhirnya bisa melihatmu dan menyapamu secara langsung. "HALO BULAN, SAHABATKU !" demikian teriakku dari dalam hati. Sinarmu sungguh terang sekali, membuatku tak berhenti berdecak kagum. Apa kau tau, melihatmu bersinar dan berdiri megah di langit sana, aku merasa kecil, sangaaaaat kecil. Aku memang bukan siapa-siapa. Hidup di dunia ini pun hanya titipan dari Yang Kuasa. TUhan telah begitu indahnya menciptakan semesta ini. Oh bulan, terima kasih telah memberiku kesempatan untuk melihatmu malam ini. Emmmm, sebenarnya ada perasaan lain yang menyelinap ke dalam hatiku saat memandangmu malam ini. Rasa rindu. Kudengar, seberapa jauhpun kita berpisah dengan orang yang kita sayang, pasti akan terasa dekat jika kita memandang bulan ? Apa benar begitu ? Kalau memang itu benar, aku sungguh berharap saat ini dia sedang memandangmu juga ! Tolong sampaikan salamku padanya. Mengapa ia terasa begitu jauh, semakin hari semakin terasa jauh. Jika ia menmandang bulan malam ini, aku ingin agar dia tau bahwa aku rindu. Sejauh apapun aku dan dia melangkah, pasti akan terasa dekat bila kita berdua memandang bulan yang sama. Benar begitu kan, sahabat ? Terima kasih telah menjadi penasehatku malam ini, bulan. Aku takkan pernah berhenti mengagumi kecantikanmu. Aku takkan pernah berhenti memandangmu bila itu bisa membuatku merasa dekat dengannya.
Salam sahabat.